Suasana khidmat menyelimuti halaman MTs Miftahul Ulum Tanjungarum pada pelaksanaan Istighosah dan Tahlil rutin kali ini. Pertemuan ini terasa lebih istimewa sekaligus haru, karena bertepatan dengan Jumat Legi terakhir sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Momentum ini dimanfaatkan oleh seluruh keluarga besar madrasah sebagai sarana tarkhib (penyambutan) dan pembersihan diri melalui zikir berjamaah.
Lantunan doa yang dipanjatkan bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kesiapan batin para siswa dan guru dalam menyambut bulan penuh ampunan. Kepala Madrasah dalam sambutanya menyampaikan agar seluruh siswa lebih siap dan bersyukur dalam menyambut bulan ramadhan dengan penuh bahagia karena dipertemukan kembali dengan bulan yang penuh berkah ini. Beliau juga menegaskan pentingnya etika digital, di mana siswa-siswi diharapkan lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial .
Pembacaan Tahlil yang dipanjatkan juga menjadi pengirim hadiah pahala bagi para leluhur dan guru-guru yang telah mendahului kita. Di Jumat Legi pamungkas ini, rasa syukur dipertebal atas kesempatan yang masih diberikan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan. Siswa diajak untuk saling memaafkan, memulai lembaran baru dengan semangat religiusitas yang lebih tinggi.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, MTs Miftahul Ulum Tanjungarum secara resmi bersiap memasuki ritme pendidikan yang bernuansa Ramadhan. Diharapkan, pancaran ketenangan dari istighosah hari ini tetap membekas dalam keseharian siswa, menjadikan mereka pribadi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kokoh dalam spiritualitas.